Read Anywhere and on Any Device!

Special Offer | $0.00

Join Today And Start a 30-Day Free Trial and Get Exclusive Member Benefits to Access Millions Books for Free!

Read Anywhere and on Any Device!

  • Download on iOS
  • Download on Android
  • Download on iOS

Kata-Kata Terakhir Romo Mangun

Mohamad Sobary
4.9/5 (18627 ratings)
Description:"Saya ini daging tua, tidak menarik diterjang peluru... Ya...paling-paling jadi pupuk...," demikian potongan-potongan ucapan Romo Mangun yang terdengar panitia di Hotel Le Meridien, Jakarta, dalam obrolan saat rehat siang, sesaat sebelum ia meninggal dunia karena serangan jantung.Di awal tahun 1999 itu kita sempat terhenyak mendengar kabar wafatnya Romo Mangun. Ia menghembuskan napas terakhir dengan cara mulia, sebagai cendikiawan, saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar. Budayawan Mohamad Sobary menjadi salah seorang saksi terakhir kehidupan Romo Mangun, yang siang itu tiba-tiba saja memeluknya sebelum kepalanya jatuh terkulai di pundaknya.Siapa tak kenal Romo Mangun atau Y.B. Mangunwijaya? Ia rohaniwan "penunggu" kali Code, Yogya, yang gerak kegiatannya blusukan ke mana-mana: arsitek, novelis, esais. Ia juga membela mereka yang miskin dan lemah, termasuk kaum petani Kedungombo yang kampungnya bakal segera terenda air waduk di penghujung dekade 1980-an.Di dalm tas Romo Mangun kemudian ditemukan sepucuk surat yang ditujukan kepada Presiden B.J. Habibie. Apa isi surat terbuka tersebut? Benarkah Romo Mangun dan Habibie sesungguhanya teman akrab? Apa pula pesan Romo Mangun kepada generasi Muda?We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Kata-Kata Terakhir Romo Mangun. To get started finding Kata-Kata Terakhir Romo Mangun, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
189
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Kompas
Release
2014
ISBN
9797097951

Kata-Kata Terakhir Romo Mangun

Mohamad Sobary
4.4/5 (1290744 ratings)
Description: "Saya ini daging tua, tidak menarik diterjang peluru... Ya...paling-paling jadi pupuk...," demikian potongan-potongan ucapan Romo Mangun yang terdengar panitia di Hotel Le Meridien, Jakarta, dalam obrolan saat rehat siang, sesaat sebelum ia meninggal dunia karena serangan jantung.Di awal tahun 1999 itu kita sempat terhenyak mendengar kabar wafatnya Romo Mangun. Ia menghembuskan napas terakhir dengan cara mulia, sebagai cendikiawan, saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar. Budayawan Mohamad Sobary menjadi salah seorang saksi terakhir kehidupan Romo Mangun, yang siang itu tiba-tiba saja memeluknya sebelum kepalanya jatuh terkulai di pundaknya.Siapa tak kenal Romo Mangun atau Y.B. Mangunwijaya? Ia rohaniwan "penunggu" kali Code, Yogya, yang gerak kegiatannya blusukan ke mana-mana: arsitek, novelis, esais. Ia juga membela mereka yang miskin dan lemah, termasuk kaum petani Kedungombo yang kampungnya bakal segera terenda air waduk di penghujung dekade 1980-an.Di dalm tas Romo Mangun kemudian ditemukan sepucuk surat yang ditujukan kepada Presiden B.J. Habibie. Apa isi surat terbuka tersebut? Benarkah Romo Mangun dan Habibie sesungguhanya teman akrab? Apa pula pesan Romo Mangun kepada generasi Muda?We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Kata-Kata Terakhir Romo Mangun. To get started finding Kata-Kata Terakhir Romo Mangun, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
189
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Kompas
Release
2014
ISBN
9797097951
loader