Read Anywhere and on Any Device!

Special Offer | $0.00

Join Today And Start a 30-Day Free Trial and Get Exclusive Member Benefits to Access Millions Books for Free!

Read Anywhere and on Any Device!

  • Download on iOS
  • Download on Android
  • Download on iOS

Wanita 5 Musim

Einid Shandy, Fahrul Khakim, J Dika Pandanari dan 14 Penulis Terpilih
4.9/5 (23807 ratings)
Description:“Salah satu bukti nyata kreativitas dan produktivitas mahasiswa adalah dengan diterbitkannya kumpulan cerpen “Wanita 5 Musim”. Cerpen ini menggambarkan tentang karakter wanita yang yang dilihat dan tergali dari berbagai sisi kehidupan nyata. Dengan bahasa dan tutur kata yang santun dan bermartabat, para penulis cerpen berhasil menggambarkan karakter wanita dengan segala ciri khasnya.”(Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd-Wakil Dekan III FIP UM)Kara bagaikan pancaroba yang hidup di berbagai musim.(5 Musim Pancaroba, Salma Fauziah)Terkadang, dia dapat menciptakan segala suasana pada hidup semua orang. Hidupnya seperti musim.(Amang, Siska Novi)Aku lahir di bulan Oktober. Di tengah guyuran hujan deras yang memerah. Di musim hujan yang kelabu.(Arti Bahagia, Norma Rita Febri Utami)Namun ada satu lagi musim yang masih tetap utuh di hatiku. Musim rindu.(Cappucino September, Zahra Annisa)Dan di sanalah, ibu mengajarkan apa itu cinta. Cinta yang selalu bersemi di segala musim.(Cinta Yang Tumbuh Di Setiap Musim, Muhammad Arif Rizaldy)Aku juga mengetahui bahwa Taiga suka dengan hujan, baginya hujan adalah semacam candu yang tidak berbahaya di antara empat musim.(Five Seasons Of Death Goddes, Jauzy Nafighair)Akan kupersembahkan dia sebagai penebus dosaku pada Tuhan. Dia yang nantinya akan menemani hari-hariku mengurusi kuil.(Gadis Kuil, Fajrus Shiddiq)Dan lebih menyakitkan lagi, kasus penculikan dan pemerkosaan aktivis dihentikan dengan alasan kurangnya barang bukti. Bangsat!(Jalan Merah Perjuangan, Kukuh Basuki Rahmat)Gadis-gadis Gunung Harapan membuat musim kali ini menjadi musim kawin beramai-ramai.(Shaksita dan Kecupan-Kecupan Kecil, Teguh Dewangga)Kini yang terdengar hanya suara erangan yang terdengar di sudut ruangan tempat Raymond dan Lana menghabiskan malam berdua.(The Sacrifice, Dini Ria Pratiwi)Aku merahasiakan satu hal yang belum dimengerti oleh anakku. Aku takut, dia jika tahu. Aku takut dia dendam padaku, ibu kandunganya sendiri.(Darah Wanita, Ajar Hayu)Aku jatuh cinta pada kasih yang dibungkus dengan mulut kasarnya.(Ino dan Hoshi, Rosadelita)Aku akan selalu mengingatnya sebagai lelaki kopi. Wajah gelap dan pahit.(Lelaki Seribu Wajah, Esti Vita Ningtias)“…Kau hanya boleh menikah dengan suku kita, harusnya kau menjaga diri.” Sungut Bapak dengan tegas. (Martavan, Fahrul Khakim)Maria itu, balik menggenggam tanganmu. Kamu menyentuh bibirnya. Dia menyerahkan kemaluannya pada kamu.(Para Maria, Poppy Trisnayanti Puspitasari)Kini Marin semakin bertanya-tanya, apakah semua perempuan seperti Nuri, yang dapat merasa bahagia tanpa harus merasa cemas akan nasibnya sebagai seorang perempuan?(Pertanyaan Marin, J. Dika Sri Pandanari)Musim keramaian malam tercium lagi, menyeruakkan bau-bau kehidupan di kampung yang biasanya lengang.(Rembulan Lima Belas, Wahyunita Rahmawati)Ada begitu banyak pilihan untuk manusia ketika hidup. Mau hidup dengan warna-warna yang indah ataukah tanpa warna, itu tergantung pada pilihan sendiri.(Wanita Tak Berwarna, Einid Shandy)We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Wanita 5 Musim. To get started finding Wanita 5 Musim, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
192
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
MP3 Publisher
Release
2015
ISBN
Description: “Salah satu bukti nyata kreativitas dan produktivitas mahasiswa adalah dengan diterbitkannya kumpulan cerpen “Wanita 5 Musim”. Cerpen ini menggambarkan tentang karakter wanita yang yang dilihat dan tergali dari berbagai sisi kehidupan nyata. Dengan bahasa dan tutur kata yang santun dan bermartabat, para penulis cerpen berhasil menggambarkan karakter wanita dengan segala ciri khasnya.”(Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd-Wakil Dekan III FIP UM)Kara bagaikan pancaroba yang hidup di berbagai musim.(5 Musim Pancaroba, Salma Fauziah)Terkadang, dia dapat menciptakan segala suasana pada hidup semua orang. Hidupnya seperti musim.(Amang, Siska Novi)Aku lahir di bulan Oktober. Di tengah guyuran hujan deras yang memerah. Di musim hujan yang kelabu.(Arti Bahagia, Norma Rita Febri Utami)Namun ada satu lagi musim yang masih tetap utuh di hatiku. Musim rindu.(Cappucino September, Zahra Annisa)Dan di sanalah, ibu mengajarkan apa itu cinta. Cinta yang selalu bersemi di segala musim.(Cinta Yang Tumbuh Di Setiap Musim, Muhammad Arif Rizaldy)Aku juga mengetahui bahwa Taiga suka dengan hujan, baginya hujan adalah semacam candu yang tidak berbahaya di antara empat musim.(Five Seasons Of Death Goddes, Jauzy Nafighair)Akan kupersembahkan dia sebagai penebus dosaku pada Tuhan. Dia yang nantinya akan menemani hari-hariku mengurusi kuil.(Gadis Kuil, Fajrus Shiddiq)Dan lebih menyakitkan lagi, kasus penculikan dan pemerkosaan aktivis dihentikan dengan alasan kurangnya barang bukti. Bangsat!(Jalan Merah Perjuangan, Kukuh Basuki Rahmat)Gadis-gadis Gunung Harapan membuat musim kali ini menjadi musim kawin beramai-ramai.(Shaksita dan Kecupan-Kecupan Kecil, Teguh Dewangga)Kini yang terdengar hanya suara erangan yang terdengar di sudut ruangan tempat Raymond dan Lana menghabiskan malam berdua.(The Sacrifice, Dini Ria Pratiwi)Aku merahasiakan satu hal yang belum dimengerti oleh anakku. Aku takut, dia jika tahu. Aku takut dia dendam padaku, ibu kandunganya sendiri.(Darah Wanita, Ajar Hayu)Aku jatuh cinta pada kasih yang dibungkus dengan mulut kasarnya.(Ino dan Hoshi, Rosadelita)Aku akan selalu mengingatnya sebagai lelaki kopi. Wajah gelap dan pahit.(Lelaki Seribu Wajah, Esti Vita Ningtias)“…Kau hanya boleh menikah dengan suku kita, harusnya kau menjaga diri.” Sungut Bapak dengan tegas. (Martavan, Fahrul Khakim)Maria itu, balik menggenggam tanganmu. Kamu menyentuh bibirnya. Dia menyerahkan kemaluannya pada kamu.(Para Maria, Poppy Trisnayanti Puspitasari)Kini Marin semakin bertanya-tanya, apakah semua perempuan seperti Nuri, yang dapat merasa bahagia tanpa harus merasa cemas akan nasibnya sebagai seorang perempuan?(Pertanyaan Marin, J. Dika Sri Pandanari)Musim keramaian malam tercium lagi, menyeruakkan bau-bau kehidupan di kampung yang biasanya lengang.(Rembulan Lima Belas, Wahyunita Rahmawati)Ada begitu banyak pilihan untuk manusia ketika hidup. Mau hidup dengan warna-warna yang indah ataukah tanpa warna, itu tergantung pada pilihan sendiri.(Wanita Tak Berwarna, Einid Shandy)We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Wanita 5 Musim. To get started finding Wanita 5 Musim, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
192
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
MP3 Publisher
Release
2015
ISBN
loader