Read Anywhere and on Any Device!

Special Offer | $0.00

Join Today And Start a 30-Day Free Trial and Get Exclusive Member Benefits to Access Millions Books for Free!

Read Anywhere and on Any Device!

  • Download on iOS
  • Download on Android
  • Download on iOS

Billy Arman, Penyadap Karet Menapak Istana

Zulfikar Fuad
4.9/5 (20777 ratings)
Description:Lahir dari keluarga miskin, Billy Arman bekerja sejak usia 5 tahun, menjadi buruh penyungkil buah kelapa, penyadap karet, pekerja lumbung padi, penjaga durian runtuh, penjaring ikan di laut lepas, penjual es, pedagang roti, dan pedagang asongan di bioskop. Karena tidak punya uang untuk biaya masuk sekolah, di sela-sela berdagang roti, ia belajar membaca, menulis dan berhitung dengan mengintip guru yang sedang mengajar di ruang kelas, dari celah dinding papan sekolah yang berada di tengah sawah. Baru pada usia 14 tahun, ia berkesempatan mengenyam pendidikan formal sekolah dasar.Billy tumbuh sebagai remaja tangguh dan ambisius, dengan impian besar menjadi pengusaha sukses. Demi mewujudkan impian, ia merantau ke Jakarta, berupaya menaklukkan Ibu Kota. Namun perjalanannya menggapai cita-cita dihadang beragam tantangan. Ia diusir keluarganya, terlunta-lunta, tinggal di pabrik kardus, dan berpindah-pindah untuk sekadar dapat tempat berteduh. Ia bekerja serabutan sebagai buruh bangunan, pemulung, pekerja sablon, asisten satpam, tukang tambal ban, tukang stempel, sales karpet, penjual telepon wireles, dan lain sebagainya. Di tengah perjuangan untuk bertahan hidup di rantau, ia lanjutkan sekolah dan mengikuti kursus bahasa Inggris dengan biaya dari tabungan hasil jerih payahnya bekerja.Tiga puluh tahun kemudian, kehidupan Billy Arman berubah 180 derajat. Meski pendidikan formalnya hanya sampai tingkat SMA, berkat kerja keras selama tiga dekade yang menguras otak, mengucurkan keringat dan memeras air mata, ia berhasil membangun bisnis di berbagai bidang dgn bendera Tuas Mas Group, memimpin puluhan karyawan yang sebagian besar bergelar sarjana, berkantor di gedung bertingkat di tengah kota Jakarta, dan hampir tiap pekan pergi ke luar negeri utk meluaskan relasi dan mengembangkan bisnis. Ia juga sempat menjadi asisten pribadi pejabat Istana Presiden dan Wakil Presiden yang mengantarnya masuk dan berperan dlm lingkungan Istana Negara. Buku ini mengungkap perjuangan putera daerah Pontianak, dgn segala keterbatasan setiap hari sepanjang waktu belajar dan bekerja dengan gigih, tanpa kenal lelah dan kalah.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Billy Arman, Penyadap Karet Menapak Istana. To get started finding Billy Arman, Penyadap Karet Menapak Istana, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
ALIFES
Release
2018
ISBN

Billy Arman, Penyadap Karet Menapak Istana

Zulfikar Fuad
4.4/5 (1290744 ratings)
Description: Lahir dari keluarga miskin, Billy Arman bekerja sejak usia 5 tahun, menjadi buruh penyungkil buah kelapa, penyadap karet, pekerja lumbung padi, penjaga durian runtuh, penjaring ikan di laut lepas, penjual es, pedagang roti, dan pedagang asongan di bioskop. Karena tidak punya uang untuk biaya masuk sekolah, di sela-sela berdagang roti, ia belajar membaca, menulis dan berhitung dengan mengintip guru yang sedang mengajar di ruang kelas, dari celah dinding papan sekolah yang berada di tengah sawah. Baru pada usia 14 tahun, ia berkesempatan mengenyam pendidikan formal sekolah dasar.Billy tumbuh sebagai remaja tangguh dan ambisius, dengan impian besar menjadi pengusaha sukses. Demi mewujudkan impian, ia merantau ke Jakarta, berupaya menaklukkan Ibu Kota. Namun perjalanannya menggapai cita-cita dihadang beragam tantangan. Ia diusir keluarganya, terlunta-lunta, tinggal di pabrik kardus, dan berpindah-pindah untuk sekadar dapat tempat berteduh. Ia bekerja serabutan sebagai buruh bangunan, pemulung, pekerja sablon, asisten satpam, tukang tambal ban, tukang stempel, sales karpet, penjual telepon wireles, dan lain sebagainya. Di tengah perjuangan untuk bertahan hidup di rantau, ia lanjutkan sekolah dan mengikuti kursus bahasa Inggris dengan biaya dari tabungan hasil jerih payahnya bekerja.Tiga puluh tahun kemudian, kehidupan Billy Arman berubah 180 derajat. Meski pendidikan formalnya hanya sampai tingkat SMA, berkat kerja keras selama tiga dekade yang menguras otak, mengucurkan keringat dan memeras air mata, ia berhasil membangun bisnis di berbagai bidang dgn bendera Tuas Mas Group, memimpin puluhan karyawan yang sebagian besar bergelar sarjana, berkantor di gedung bertingkat di tengah kota Jakarta, dan hampir tiap pekan pergi ke luar negeri utk meluaskan relasi dan mengembangkan bisnis. Ia juga sempat menjadi asisten pribadi pejabat Istana Presiden dan Wakil Presiden yang mengantarnya masuk dan berperan dlm lingkungan Istana Negara. Buku ini mengungkap perjuangan putera daerah Pontianak, dgn segala keterbatasan setiap hari sepanjang waktu belajar dan bekerja dengan gigih, tanpa kenal lelah dan kalah.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Billy Arman, Penyadap Karet Menapak Istana. To get started finding Billy Arman, Penyadap Karet Menapak Istana, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
ALIFES
Release
2018
ISBN

More Books

loader